Beasiswa Bazma Pertamina Batch IV
Beasiswa
Bazma Indonesia
Tema Esai
Inilah saya bagi keluarga dan kontribusi yang telah,
sedang, dan akan saya berikan untuk Indonesia
Judul:
Teruntuk Keluarga dan Bangsa Indonesia
Keluarga?
Tentu semua orang memiliki keluarga, termasuk saya seorang mahasiswi
universitas negeri di Bandung, nama saya Nunik Nurachmi angkatan 2016 lahir di
zaman transisi generasi millenials yang sering diperbincangkan. Tidak terpikir
oleh saya dapat kuliah di universitas cluster 1 nasional, namun ini sudah
menjadi takdir dan harus saya syukuri. Berusaha terus memperbaiki niat agar
dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dapat bermanfaat bagi sesama, terkhusus
untuk keluarga.
Sejauh
ini tidak banyak yang dapat saya lakukan untuk keluarga, selain bergantung
hidup kepada mereka dan bergantung untuk biaya perkuliahan. Dibalik itu saya
sangat menyadari biaya hidup di Kota Bandung tidaklah murah, dengan kesadaran
tersebut saya selalu berkeinginan membantu mereka, dengan cara apapun, entah
mungkin hanya dengan hal-hal kecil, misalnya berupaya untuk selalu maksimal
dalam akademik dan dengan tidak mengurangi kegiatan pengembangan diri lain
seperti mengikuti organisasi. Dengan hal-hal sederhana orang tua akan percaya
bahwa mereka telah menginvestasikan harta dan tenaga mereka kepada anaknya yang
diharapkan dapat hidup mandiri dan terlebih dapat mengangkat derajat
keluarganya.
Selain
membangun kepercayaan mereka, saya selalu berupaya untuk membantu meringankan
beban biaya studi saya disini, seperti melakukan kegiatan jual-beli untuk
menambah pemasukan. Berbagai aktivitas jual-beli saya geluti, saya telah
melakukan aktivitas jual-beli mulai dari reseller kerudung, reseller abon ikan,
mulai mencoba bermitra dengan pedagang agar memasok produknya, dan sedang
berjalan berjualan pulsa hingga saat ini, disamping itu saya juga mengembangkan
pengetahuan saya dengan mengikuti seminar-seminar entrepreneurship, mengikuti
event pengajuan proposal entrepreneurship, dan segala aktivitas yang dapat
menunjang ketertarikan saya terhadap dunia bisnis.
Suatu
hari nanti, entah ketika saya masih sebagai seorang mahasiswi atau setelah saya
wisuda, entah cepat atau lambat, entah tercapai atau tidak, selama saya masih
bisa berusaha dan berupaya, saya akan melakukan segala aktivitas yang dapat menunjang
kesuksesan saya, dan berusaha untuk mewujudkan impian saya. Mengangkat derajat
keluarga entah dengan harta ataupun dengan akhlak yang mulia, sukses sebagai
seorang pendidik sesuai dengan jurusan yang sedang saya jalani, sukses sebagai
seorang aktivis organisasi dengan menyebar manfaat sebanyak-banyaknya bagi
keluarga, rakyat, dan almamater, dan sebagai seorang anak yang berbakti.
Entrepreneurship
adalah salah satu bidang yang sedang serius saya geluti, setiap event baik itu
seminar atau pengajuan proposal dengan tema bussines
plan saya ikuti dengan harapan dapat
memberikan tambahan ilmu, pengetahan, dan pengalaman dalam dunia
entrepreneurship. Untuk melatih dan membiasakan diri saya dalam dunia bisnis,
seperti yang telah disampaikan di atas, saya memulai segala aktivitas bisnis
saya dari kegiatan jual-beli skala kecil, lingkungan kampus, lingkungan kosan,
lingkungan rumah, atau bahkan sudah mencoba ke dalam lingkungan social media.
Persaingan
dunia kerja di Indonesia semakin meningkat, tanpa adanya inovasi dan
kreativitas yang mumpuni, sekalipun sebagai lulusan universitas sekelas UPI kita
tidak akan dapat bersaing dengan mereka yang datang tidak hanya dari penjuru
negeri ini, namun mereka datang dari penjuru-penjuru negeri tetangga.
Menyadari
hal tersebut, saya sebagai seorang mahasiswa yang merupakan agent of change, harus menempa diri saya
agar mampu bersaing dengan mereka yang datang dari berbagai penjuru negeri baik
itu di Asia ataupun dunia. Mendalami dunia entrepreneurship menjadi hal
menarik, ketika saya tahu bahwasanya jika dunia entrepreneurship ini dapat saya
kuasai akan berdampak bagi peningkatkan perekonomian bangsa. Dengan
mengoptimalisasi kearifan lokal Indonesia di dunia entrepreneurship, akan
menambah inovasi dan kreativitas yang
dapat memaksimalkan dan meningkatkan daya tarik bisnis nusantara.
Selain
itu, membuka lapangan pekerjaan merupakan hal yang sangat diperlukan bagi
Indonesia yang angka penganggurannya tinggi, saya sebagai calon penerus bangsa
tidak harus bersikukuh dengan gelar sarjana lalu hanya mengandalkan ijazah untuk
melamar ke perusahaan asing yang hanya menjadikan kita sebagai “pesuruh”.
Membuka lapangan pekerjaan merupakan wujud nyata untuk menggelorakan semangat
Indonesia menuju Generasi Emas 2045 dengan meningkatkan ekonomi kreatif dan
salah satu upaya dalam mewujudkan Subtainable Development Goals 2030 sekaligus
menjadi bagian yang saya impikan, yang saya usahakan, dan akan saya wujudkan
dimasa yang akan datang. Bentuk kontribusi saya sebagai anak bangsa yang akan
menentukan bagaimana bangsa Indonesia kedepannya, satu langkah kecil yang
membawa perubahan kecil lebih baik daripada angan-angan perubahan besar yang
tidak pernah dilakukan dengan langkah-langkah kecil apalagi langkah besar untuk
mewujudkannya.
Komentar
Posting Komentar