Matiku-Matimu Jua, Kawan!
By: Ra
Deru
langkah kian pasti,
Menjemput
hidayah brani mati,
Kapan ku
akan datang kembali,
Pada rumah
tuan ku Ya Rabbi.
Caci-maki terus terdengar,
Semakin jelas, semakin menjalar,
Meski rapuh, terus ku lawan,
Demi menjemput kedamaian.
Siapa aku?
Yang so
tau mengingatkanmu,
Satu hal
yang aku tahu,
Mati tak
pernah mengenal siapa kamu.
Dia datang tanpa permisi,
Mencabut nyawa meski telah terpatri,
Tuhan tahun kapan harus pergi,
Mati
dalam tenang atau merugi.
Komentar
Posting Komentar