Samar-Samar Rindu

Oleh : Ra



Malam kian larut,
Bulan semakin tinggi,
Asam lambung mulai menguat dalam perutku,
Yaaah, tiba-tiba saja.
            Teringat masa lalu itu,
            Masa lalu yang terlalu singkat bagiku,
            Mengukir sejarah, tanpa arah,
            Berakhir diujung tombak penjarah.
Masaku dulu, penuh dengan kesibukan,
Kesibukan? Kini menghasilkan penyesalan,
Kita tak banyak membuat cerita bersama,
Karena aku sibuk membuat cerita drama.
            Kawan, sedang apa kalian?
            Rindukah kalian padaku?
            Yang bahkan tak pernah mengganggu bayangmu,
            Yang dulu selalu sibuk mengabaikanmu.
Kawan, kapan kita bertemu?
Sekilas ku lihat samar-samar rindu di dinding kamarku,
Akankah kita punya waktu?
Menghabiskan hari, demi mengulang masa-masa yang telah berlalu itu.
                                                                                    -Bdg, disela-sela kerinduan sahabatmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemuda Generasi Millenials VS Pemuda Zaman Rasulullah

Orang Dewasa

Sisi Gelapku